Marabahan, 18 Februari 2025 – Dinas Sosial Kabupaten Barito Kuala kembali menunjukkan kepedulian terhadap seorang lansia yang sebelumnya ditemukan terlantar di Kota Banjarmasin, dan berhasil dipertemukan dengan keluarganya yang tinggal di Desa Gampa Asahi, Kabupaten Barito Kuala.Proses penelusuran dan reunifikasi ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Barito Kuala, Ibu Ida Royani, S.AP bersama dengan staf dan karyawan Dinas Sosial Kabupaten kabupaten Barito Kuala. Mereka melakukan serangkaian langkah untuk memastikan bahwa Ibu Timah dapat kembali ke keluarga dan menjalani hidup yang lebih baik.
Kabid Rehsos Ida Royani menjelaskan, “Kami mendapatkan laporan tentang keberadaan Ibu Timah yang terlantar di Kota Banjarmasin, kemudian melakukan penelusuran intensif. Setelah melakukan verifikasi dan pencocokan data yang dibantu perangkat desa setempat, akhirnya kami menemukan keluarga Ibu Timah di Desa Gampa Asahi. Kami sangat senang bisa mempertemukan mereka setelah sekian lama berpisah selanjutnya kami akan mengurus dokumen kependudukan serta mendaftarkan BPJS agar beliau bisa berobat dengan mudah.”
Nenek Timah yang awalnya ditemukan dalam kondisi terlantar dan tidak mampu mengingat secara jelas tentang keluarganya, akhirnya dapat kembali ke keluarga setelah melalui upaya yang tidak mudah. Proses reunifikasi ini merupakan salah satu bentuk pelayanan yang diberikan oleh Dinas Sosial Kabupaten Barito Kuala untuk memastikan kesejahteraan dan hak-hak sosial warga, khususnya para lansia yang terlantar.
Keluarga Ibu Timah di Desa Gampa Asahi menyambut baik kedatangan keluarga mereka. Salah satu anggota keluarga, yang tidak ingin disebutkan namanya, mengatakan, “Kami sangat berterima kasih kepada Dinas Sosial yang telah membantu membawa beliau kembali ke rumah. Kami merasa lega dan bahagia, dan kami akan merawat beliau serta memberikan pengobatan kepada beliau setelah ini.”
Penelusuran dan reunifikasi keluarga lansia terlantar ini menjadi contoh nyata dari peran serta pemerintah daerah dalam menjaga kesejahteraan sosial masyarakat, khususnya lansia yang sering kali rentan dalam situasi-situasi serupa. Dinas Sosial Kabupaten Barito Kuala berkomitmen untuk terus memberikan perhatian terhadap warga yang membutuhkan bantuan serta memastikan hak-hak sosial mereka terlindungi dengan baik.
Ida Royani menutup pernyataannya dengan optimisme, “Kami akan terus melanjutkan upaya ini untuk membantu warga yang membutuhkan, serta menjaga agar tidak ada lagi lansia yang terlantar tanpa keluarga.”
Dengan proses reunifikasi yang ini, Dinas Sosial Kabupaten Barito Kuala berharap dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk peduli terhadap warga lanjut usia yang terabaikan. (HR)