Marabahan – Pelaksanaan kegiatan seleksi pada hari Rabu, 2 Juni 2021 di Aula Dinas Sosial Kabupaten Barito Kuala. PSBR “Budi Satria” Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan angkatan ke-81 periode Juli – Desember 2021. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Sosial Bapak H. Fuad Syekh, S.Sos, M.AP. dalam kesempatan tersebut Kadis Sosial mengatakan semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar sesuai yang telah direncanakan. Dalam hal ini juga ditambahkan pula oleh Kabid Rehabilitas Sosial dalam sambutannya beliau berpesan untuk tetap menjaga kesehatan dan menjalankan protokol kesehatan supaya terhidar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Kepala Dinas Sosial sedang membuka acara seleksi PSBR “Budi Satria”.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Maria ulfah, AMG (Pengelola Program Gizi), Mustakhul Widayani, A.Md (Peksos Pertama), Nurlita Oktavia hayati, A.Md (Prakom peaksana).

Pelaksanaan seleksi, peserta dipanggil satu persatu untuk tanya jawab/ wawancara.

Peserta yang mengikuti seleksi berasal dari berbagai kecamatan, diantaranya:

  1. Kecamatan Tamban (3orang),
  2. Kecamatan Marabahan (1 orang),
  3. Kecamatan Tabunganen (10 orang),
  4. Kecamatan Belawang (1 orang),
  5. Kecamatan Tabukan (2 orang),
  6. Kecamatan Mekarsari (5 orang),
  7. Anjir Pasar (3 orang),
  8. Anjir Muara (1 orang),
  9. Kecamatan Wanaraya (1 orang),
  10. Kecamatan Cerbon (2 orang), dan
  11. Kecamatan Alalak (1 orang).
Proses seleksi

Jurusan atau keterampilan yang dapat diikuti di PSBR “Budi Satria”:

  1. Menjahit,
  2. Komputer,
  3. Tata Rias/ Barber Shop,
  4. Elektronik/ Servis Hp,
  5. Mebel Aluminium,
  6. Bengkel Sepeda Motor, dan
  7. Otomotif.

Remaja putra/putri yang lolos seleksi itu nantinya akan mengikuti pelatihan keterampilan selama 6 bulan dan praktik kerja yang bertempat di PSBR “Budi Satria” banjarbaru. Tujuan dari kegiatan ini, menurut Kadis Sosial, untuk membekali remaja kita yang tidak bisa kuliah atau putus sekolah dengan keterampilan. Dengan kegiatan ini juga diharapkan dapat membentuk/ meciptakan kemandirian kerja dan mengurangi angka pengangguran di lingkungan masyarakat.