Dinas Sosial Kabupaten Barito Kuala melalui Bidang Rehabilitasi Sosial melaksanakan pendampingan dan pengantaran penyandang disabilitas a.n Hendro Saputra, yang merupakan warga Kecamatan Marabahan. Kegiatan ini berkaitan dengan pengukuran tangan palsu yang akan diterimanya sebagai calon penerima bantuan ATENSI dari Kementerian Sosial Republik Indonesia. Acara berlangsung di Sentra Budi Luhur, Kota Banjarbaru pada Sabtu, 19 Oktober 2024.

Hendro Saputra, seorang kepala keluarga, mengalami disabilitas fisik akibat kecelakaan kerja yang terjadi sekitar satu tahun yang lalu. Sejak peristiwa tragis tersebut, ia menghadapi tantangan besar dalam melanjutkan pekerjaannya dan memenuhi kebutuhan keluarga. Kesulitan ini mendorongnya untuk mencari bantuan dari pemerintah, khususnya melalui program ATENSI yang ditujukan bagi penyandang disabilitas.
Kegiatan pengukuran tangan palsu ini merupakan tindak lanjut dari permohonan yang telah diajukan oleh Hendro melalui Dinas Sosial Kabupaten Barito Kuala. Permohonan tersebut diteruskan ke Kementerian Sosial RI untuk mendapatkan alat bantu aksesbilitas yang diperlukan.

“Saat saya mendapat kabar bahwa saya dipanggil oleh Kementerian Sosial untuk pengukuran tangan palsu, saya sempat bingung bagaimana cara pergi ke Kota Banjarbaru. Namun, tidak lama setelah saya menerima kabar tersebut, saya menerima kabar baru bahwa Dinas Sosial sudah siap mendampingi dan mengantarkan saya, saya merasa sangat terbantu dan mengucapkan terima kasih,” ujar Hendro dengan penuh rasa syukur di tengah proses pendampingan.
Selain dukungan dalam bentuk alat bantu, Dinas Sosial Barito Kuala juga telah menyalurkan bantuan sembako senilai Rp389.610 melalui program JUMAT SELAMAT (Jum’at Sedekah untuk Lansia Maupun Disabilitas) pada tanggal 16 Agustus 2024 lalu, bantuan ini bertujuan untuk membantu pemenuhan kebutuhan sehari-hari bagi penyandang disabilitas dan lansia yang membutuhkan.

Dengan dimulainya proses rehabilitasi fisik melalui bantuan tangan palsu ini, diharapkan dapat membantu Hendro dalam pemulihan fungsional sosialnya. Lebih jauh lagi, Hendro juga mengharapkan adanya bantuan modal usaha agar ia bisa kembali bekerja dan memenuhi kebutuhan keluarganya. Dinas Sosial Barito Kuala mencatat harapan tersebut dan berkomitmen untuk mencari solusi yang tepat untuk mendukungnya.
Kegiatan ini mencerminkan perhatian dan upaya pemerintah daerah dalam mendukung penyandang disabilitas, memastikan bahwa mereka mendapatkan akses terhadap layanan yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian mereka. Dinas Sosial Kabupaten Barito Kuala terus berupaya untuk menjangkau lebih banyak penyandang disabilitas dan memberikan dukungan yang dibutuhkan agar mereka dapat berfungsi dengan lebih baik dalam masyarakat.