Marabahan – Jumat, 27 Januari 2023 Dinas Sosial Kabupaten Barito Kuala mendapat laporan dari Baharudin bahwa saudara iparnya Syaifudin (30 tahun) berdomisili di Kalimantan Selatan, Kab. Barito Kuala, Kec. Cerbon Kel. Bantul. Mengidap gagal ginjal, hipertensi dan sudah menjalani pengobatan cuci darah secara rutin 2 minggu sekali. Bapak Baharudin sebagai iparnya melaporkan beliau membutuhkan bantuan dana setiap perjalanan ke RS setiap 2 minggu sekali, Perjalanan yang ditempuh dari Barito Kuala ke Banjarmasin yang memakan waktu kurang lebih 1 jam setengah dan biaya kurang lebih Rp. 100.000 setiap perjalanannya. Beliau berharap Syarifudin dapat dibantu untuk biaya perjalanan setiap 2 minggu sekalinya. Karena Syarifudin tinggal dengan ibunya yang seorang janda dan dalam kondisi ekonomi yang lemah. Baharudin berharap dengan melapor ke 171 saudara iparnya ini dapat dibantu.

Hasil Kegiatan
Berdasarkan hasil asesmen bahwa Syaifuddin (30 tahun) pada bulan Desember 2022 divonis sakit Gagal Ginjal dan harus dilakukan cuci darah setiap 2 minggu sekali. Syaifuddin bekerja sebagai karyawan di toko mainan anak di Barito Kuala dan bekerja sampingan membantu mengurus rumah di Haji Askalani tokoh masyarakat di Barito Kuala.

“Syarifuddin anak ke 5 dari 5 bersaudara. Syaifuddin tinggal bersama Ibu dan Saipullah di rumah sehingga dia juga sebagai tulang punggung keluarga.
Untuk biaya rumah sakit dan cuci darah Syaifuddin memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang dapat digunakan agar pengobatannya tidak dikenakan biaya.
Setelah Tim BBPPKS kunjungan ke rumah Syaifuddin Kepala Desa Bantuil Bapak Syahbuddin mengeluarkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang dapat digunakan sebagai bahan pendukung jika ada bantuan yang akan diberikan.”

Permasalahan
a. Semenjak sakit gagal ginjal Syaifuddin tidak dapat bekerja sehingga mengganggu ekonomi keluarga.
b. Keluarga tidak mempunyai biaya untuk transportasi dari rumah ke RSUD Ulin Banjarmasin (jarak kediaman dan RSUD Ulin Banjarmasin sejauh 44 km).
c. Keluarga mohon bantuan berupa kursi roda sebagai alat bantu Syaifuddin.