Selasa, 4 Februari 2025 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Kuala melalui Dinas Sosial dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) melaksanakan kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari dan mempersiapkan replikasi transformasi digital guna mendukung upaya pengentasan kemiskinan di Barito Kuala.

Sumedang dipilih sebagai tujuan studi karena keberhasilannya dalam menerapkan e-Government, yang dibuktikan dengan berbagai penghargaan tingkat nasional. Selain itu, Pemkab Barito Kuala dan Pemkab Sumedang telah menjalin kerja sama dalam pengembangan teknologi informasi di sektor pelayanan publik.

Rombongan dari Barito Kuala diterima langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Kabupaten Sumedang, Bambang Rianto, S.STP., M.Si., di salah satu ruang rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Sumedang. Dalam forum tersebut, Kepala Diskominfo Barito Kuala, Hery Sasmita, S.STP., M.AP., menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari strategi Pemkab Barito Kuala dalam meningkatkan efektivitas pengentasan kemiskinan melalui pemanfaatan teknologi digital.

Kami ingin belajar dari keberhasilan Sumedang dalam menerapkan sistem digital yang terintegrasi, terutama dalam layanan publik dan pengelolaan data strategis. Sebelumnya, kami telah sukses mengadopsi dan mereplikasi aplikasi yang menghasilkan sistem Lantingkuu serta MPP Online, yang terbukti meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Hery.

Dalam kesempatan tersebut, Bambang Rianto memaparkan bagaimana Pemkab Sumedang telah mengembangkan dan mengintegrasikan berbagai sistem pelayanan publik dalam satu aplikasi Superapps. Aplikasi ini memungkinkan akses yang lebih mudah terhadap informasi publik, data strategis, serta transparansi anggaran. Salah satu fitur unggulannya adalah pemanfaatan data geospasial yang dapat menunjukkan kondisi masyarakat sebelum dan sesudah menerima layanan kesejahteraan.

Kepala Dinas Sosial Barito Kuala, H. Jaya Hidayatullah, S.Sos., menyatakan komitmennya untuk bekerja sama dengan Diskominfo Barito Kuala dalam mereplikasi aplikasi yang diterapkan oleh Pemkab Sumedang. Dalam proses adaptasi, akan dilakukan modifikasi agar aplikasi tersebut memiliki fitur pendataan, verifikasi, dan validasi data kesejahteraan yang lebih sesuai dengan kondisi daerah.

Transformasi digital adalah kebutuhan mendesak dalam tata kelola pemerintahan modern, terutama dalam upaya pengentasan kemiskinan. Dengan adanya sistem yang terintegrasi, kami dapat memastikan bahwa bantuan sosial tersalurkan tepat sasaran dan dapat dipantau secara transparan. Replikasi aplikasi dari Pemkab Sumedang ini akan kami sesuaikan dengan kondisi daerah, termasuk dengan fitur pendataan, verifikasi, dan validasi yang lebih akurat. Harapannya, inovasi ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Barito Kuala secara berkelanjutan.” ungkap Jaya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap efisiensi anggaran, replikasi aplikasi ini dilakukan secara gratis, sejalan dengan visi nasional. Selain itu, hal ini merupakan langkah awal dari perwujudan tata kelola pemerintahan yang unggul serta menyiapkan kesiagaan daerah dalam pecegahaan dan penanggulangan kemiskinan dan bencana.

Diharapkan, implementasi sistem ini di Barito Kuala dapat mempercepat pencapaian target pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui layanan yang lebih transparan, akuntabel, dan berbasis teknologi. (TYR)