Barito Kuala, 24 September 2025 – Dinas Sosial Kabupaten Barito Kuala melalui Bidang Rehabilitasi Sosial melaksanakan fasilitasi penjemputan dan pendampingan bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) penyandang disabilitas fisik, Akhmad Gazali, dari Sentra Terpadu “Prof. Dr. Soeharso” Surakarta kembali ke Kabupaten Barito Kuala. Kegiatan berlangsung pada tanggal 22–24 September 2025.
Sebelumnya, Gazali telah mengikuti program residensial pelatihan keterampilan selama tujuh bulan di Sentra Terpadu. Sebelum penjemputan dilakukan, pekerja sosial pendamping menjelaskan perkembangan Gazali selama mengikuti pelatihan. Pada awalnya, ia memiliki minat pada keterampilan bengkel, namun setelah melalui proses asesmen, ia diarahkan untuk mengikuti pelatihan menjahit. Kini, Gazali sudah mampu menjahit baju dan celana dengan lancar.
Tidak hanya mengalami peningkatan keterampilan, Gazali juga menunjukkan perkembangan sosial yang signifikan. Jika sebelumnya ia dikenal pemalu, kini Gazali menjadi lebih percaya diri, supel, dan aktif bersosialisasi dengan teman-temannya sesama klien residensial.
Selanjutnya, Gazali diserahkan kembali kepada orang tuanya di Desa Bantuil. Selain keterampilan yang diperoleh, Gazali juga menerima bantuan transportasi, uang saku, modal usaha berupa mesin jahit, hasil dari kolaborasi Kementerian Sosial RI dengan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala.
Sebagai tindak lanjut, tahun depan Dinas Sosial Kabupaten Barito Kuala akan kembali mengirimkan satu orang klien disabilitas fisik untuk mengikuti program residensial di Sentra Terpadu “Prof. Dr. Soeharso” Surakarta. Masyarakat yang berminat dapat menghubungi Dinas Sosial Kabupaten Barito Kuala serta menyiapkan proposal dari kelurahan atau desa masing-masing.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya nyata pemerintah dalam meningkatkan kemandirian dan kualitas hidup penyandang disabilitas, agar mereka mampu berdaya secara sosial maupun ekonomi di tengah masyarakat.