
Pada dasarnya sebagian besar faktor risiko PTM dapat di cegah dan dimodifikasi melalui pembiasaan pola hidup sehat. Sejak tahun 2017, pemerintah mencanangkan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) melalui instruksi Presiden Nomor 1 tahun 2017. Gerakan ini berfokus pada upaya untuk membudayakan perilaku hidup sehat masyarakat dan menurunkan faktor risiko penyakit. Germas tidak hanya di rancang untuk mencegah PTM tetapi juga untuk penyakit menular yang prevelensensinya masih tinggi untuk beberapa penyakit yang terintegrasi dengan pendekatan lintas sektor.
Mengingat pentingnya promosi dan pencegahan penyakit melalui Germas serta berbagai kendala yang muncul dalam pelaksanaan Germas, maka perlu di laksananakan penguatan untuk memaksimalkan kegiatan Germas, untuk itu dilaksanakan pertemuan Advokasi dan Koordinasi Germas Hidup Sehat di tatanan masyarakat yang mana materi yang di sampaikan dari Kepala Puskesmas/ Kepala Desa dan dari Dinas Kesehatan Kab. Barito Kuala.
Pertemuan ini dilaksanakan di semua wilayah Kecamatan di Kabupaten Barito Kuala yang sudah di jadwalkan ke masing masing Puskesmas. Tujuan dilaksanakannya pertemuan ini agar nantinya menghasilkan rencana tindak lanjut berupa rekomendasi penguatan pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di semua tatanan, Pendalaman informasi tentang tantangan dan hambatan dalam pelaksanaan Germas di Kecamatan, Pemetaan tingkat pelaksanaan Germas di Kecamatan dan hasil evaluasinya serta Pendalaman saran dan masukan penguatan pelaksanaan Germas ke depan termasuk penguatan program unggulan/inovasi Germas di Kecamatan.