Banjarbaru, 24 Desember 2024 – Program Bimbingan Fisik, Mental, Spiritual, Sosial, dan Keterampilan Dasar Angkatan VI Tahun 2024 di Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Anak dan Remaja (PPRSAR) Mulia Satria Angkatan VI resmi ditutup dengan acara perpisahan yang meriah dan penuh haru. Acara tersebut dilaksanakan di aula panti pada Selasa, 24 Desember 2024.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Barito Kuala, H. Jaya Hidayatullah, S.Sos, hadir bersama Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Hj. Ida Royani, S.AP, serta pejabat fungsional dan pelaksana bidang. Kehadiran mereka menjadi bentuk apresiasi dan dukungan langsung kepada para klien asal Barito Kuala yang telah menyelesaikan pelatihan selama enam bulan.
Selama enam bulan, para klien mendapatkan pelatihan keterampilan dasar di berbagai bidang, seperti barists, tata busana, dan tata rias dll. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri serta keterampilan klien agar mampu kembali berfungsi secara sosial di masyarakat. Klien asal Barito Kuala, di antaranya Azmiwida AA, Aulia Rahmah, M. Rasyid R, Muhammad Rifqi, Wildan Kaderi, Siti Rahmi H menunjukkan kemajuan yang signifikan selama program berlangsung.
Pada acara penutupan, klien menampilkan beragam bakat seni, seperti menyanyi, menari, bermain musik. Penampilan mereka mendapat apresiasi dari seluruh hadirin, menunjukkan hasil nyata dari pelatihan intensif yang telah mereka ikuti.
Acara perpisahan berlangsung khidmat dengan suasana haru ketika klien harus berpisah dengan para pengasuh dan pengajar di panti. Dalam sambutannya, para pengasuh menyampaikan pesan kepada orang tua dan wali klien agar mendukung kebiasaan positif dan ilmu yang telah diperoleh selama pelatihan. Dukungan dari keluarga dan lingkungan diharapkan menjadi faktor utama keberhasilan reintegrasi klien ke masyarakat.

Sebagai bekal untuk memulai kehidupan baru, setiap klien menerima seperangkat alat dan modal usaha sesuai keterampilan yang telah mereka pelajari. Bantuan ini meliputi peralatan barista, tata rias, hingga tata busana. Program ini dirancang agar klien mampu menjalankan usaha mandiri, meningkatkan taraf hidup, serta menjadi individu yang produktif di masyarakat.
“Diharapkan para klien dapat memanfaatkan ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh untuk meningkatkan kualitas hidup mereka dan mampu berkontribusi secara positif di lingkungan masing-masing,” ujar H. Jaya Hidayatullah, S.Sos
Dinas Sosial bersama pihak panti akan melakukan kunjungan ke rumah para klien dalam beberapa bulan ke depan. Langkah ini bertujuan untuk memonitor implementasi keterampilan dan modal usaha yang telah diberikan, sekaligus mengevaluasi hasil program rehabilitasi.
Program ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi banyak pihak dalam mendukung pemberdayaan individu yang membutuhkan bimbingan khusus. Dengan bekal keterampilan, dukungan moral, dan modal usaha, klien dari PPRSAR Mulia Satria diharapkan mampu menjalani kehidupan yang lebih mandiri dan bermakna di tengah masyarakat.
Acara perpisahan ini menjadi bukti nyata keberhasilan kolaborasi antara pemerintah, panti rehabilitasi sosial, dan keluarga dalam mendukung pemberdayaan individu dengan kebutuhan khusus.